
JUDUL PAMERAN : Drawing – drawing in the Earth
NAMA SENIMAN : Elano Gantiano – Artisto Liberte
PERIODE PAMERAN : 21-26 Agustus 2017
TEMPAT : Galeri Prabangkara, Komplek Taman Budaya Jawa Timur (Jl. Gentengkali no.85, Surabaya)
“PAMERAN”
Senin (21/08/2017), Elano Gantiano mengelar pameran tunggal yang bertempat di Galeri Prabangkara komplek Taman Budaya Jawa Timur. Ini adalah pameran tunggal yang kedua yang pernah dibuat, pameran tunggal yang pertama dilaksanakan di Jogja pada tahun 2012. Elano adalah seniman beraliran art brut, ia menetap dan tinggal di Jakarta.

Elano membuat karya dengan banyak mengunakan unsur garis, bukan garis yang teratur namun bukan juga garis yang ekpresionis. Garis yang dibuat Elano dalam karyanya selalu memiliki beberapa pusat garis, sehingga sedikit demi sedikit garis yang dibuat Elano akan membentuk objek-objek tertentu, seperti wajah dan tangan. Karya yang dipamerkan oleh Elano ini adalah karya yang dibuat dalam rentang waktu 2011 hingga 2015, yang pembuatanya sebagian besar dilakukan di Jakarta dan sebagian di Bali.
Karya yang pamerkan sangat berwarna, Elano banyak menggunakan warna-warna cerah untuk membuat garis, atau malah terkesan seperti warna psycedelic. Selain karya yang berwarna ada juga karya drawing hitam putih saja. Bahan yang digunakan Elano tidak melulu menggunakan cat akrilik namun juga beberapa bahan lain seperti pensil warna, spidol, ballpoin, dan lain sebaginya. Karya yang ditampilkan adalah karya 2d dan 3d.

Judul Pameran ini adalah Drawing, Drawing in the Earth menggambarkan kerinduan seniman terhadap alam. Namun kerinduan ini tidak menjadi garis merah dalam karya yang dipamerkan, karya yang dipamerkan sebenarnya tidak memiliki hubungan khusus antara satu karya dengan karya lainya, karena Elano sendiri mengungkapkan bahwa ia hanya terus memproduksi karya secara spontan, ia tidak menyiapkan karya secara spesifik untuk sebuah pameran tunggal, “proses pembuatan karya nya, seperti saat saya mabuk lalu melalukan banyak hal dimalam hari, lalu ke esokan paginya saya akan mulai melukis tentang apa yang saya lakukan semalam”. Elano juga sempat menyingung seni rupa dan pendidikan dalam salah satu karya, dan beberapa cerita lain di karya yang lain pula.
Masuk ke ruang pamer kita akan disegarkan dengan melihat karya-karya seniman yang berwarna cerah, namun poin lain yang saya dapati adalah minimnya diskursus pengetahuan dalam pameran kali ini, maksud saya adalah pameran hanya menyadi ajang pamer dimana seniman hanya memamerkan karyanya yang sudah di produksi pada masa lalu, sehingga dalam pameran ini benar-benar tidak ada narasi yang dibangun oleh seniman, seniman hanya mengarahkan apresiator untuk menikmati karya lukisnya tanpa tahu lebih jauh lagi.
Penjelas yang diberikan seperti teks kuratorial pada umumnya, atau bentu penjelas yang lainya kiranya sangat diperlukan agar karya dapat di apresiasi dengan lebih baik lagi. Satu-satunya penjelas adalah kata pengantar yang diberikan oleh ketua Dewan Kesenian Jawa Timur dalam lembar mini katalog yang dibagikan, itupun saya rasa sangat tidak cukup untuk dapat menerangkan karya-karya Elano. Jadi menurut saya pameran ini adalah ajang untuk seniman berekspresi dan memamerkan karyanya saja, tanpa ada hal lain yang ingin dibangun dari kegiatan ini. (Dnm)
_ eng _____________________________________________________________

EXHIBITION TITTLE : Drawing – drawing in the Earth
ARTIST NAME : Elano Gantiano – Artisto Liberte
EXHIBIT PERIOD : 21-26 Agustus 2017
PLACE : Galeri Prabangkara, Komplek Taman Budaya Jawa Timur (Jl. Gentengkali no.85, Surabaya)
“EXHIBITION”
Monday (21/08/2017), Elano Gantiano held a solo exhibition held at Prabangkara Gallery of Taman Budaya East Java Complex. This is the second solo exhibition ever made, the first solo exhibition held in Jogja in 2012. Elano is an art brut artist, he settled and lived in Jakarta.
Elano makes a work with many lines, not regular lines but rather an expressionist line. The line that Elano made in his work always has several center lines, so that little by little the line made Elano will form certain objects, such as the face and hands. The work exhibited by Elano is a work made in the period 2011 to 2015, most of which are made in Jakarta and partly in Bali.
Works that showcase very colorful, Elano many use bright colors to create lines or even impressed like the color psychedelic. In addition to the colored works, there is also a black and white drawing work alone. The material used by Elano does not only use acrylic paints but also some other materials such as color pencils, markers, ballpoints, and so on. The works shown are 2d and 3d.

The title of this Exhibition is “Drawing, Drawing in the Earth” depicting artist’s longing for nature. However, this longing does not become a red line in the exhibit, the work exhibited does not have a special relationship between one work and another, since Elano himself reveals that he only continues to produce the work spontaneously, he does not prepare the work specifically for a single exhibition, “The process of making his work, like when I was drunk and then do a lot of things at night, then to the next morning I will start painting about what I did last night”. Elano also had time to dismiss art and education in one of the works, and several other stories in other works as well.
Going into our showroom will be refreshed by looking at the works of brightly colored artists, but the other point I find is the lack of discourse of knowledge in this exhibition, I mean the exhibition is just a show where the artists only show off his work in production at In the past, so in this exhibition there is absolutely no narration built by artists, the artist only directs the appreciator to enjoy his paintings without knowing any further.

Explanations given such as curatorial text in general, or another explanatory form will be necessary for the work can be appreciated better. The only explanation is the introduction given by the Chairman of the East Java Arts Council in a mini catalog sheet that is shared, and I think that is not enough to explain Elano’s works. So I think this exhibition is a venue for artists expressing and showing off his work alone, without anything else to build from this activity. (Dnm)
