Ganang Winaryadi

Posted on Posted in Tak Berkategori
Spread the love

(b.1996) Pacitan

ˈkaZH(o͞o)əltē
1 menit 22 detik
2020
Karya ini merupakan representasi atas kegelisahan saya terhadap banyaknya kasus kecelakan terhadap pejalan kaki di seluruh dunia, lebih dari 270.000 pejalan kaki meninggal di jalan setiap tahun. Banyak di antara mereka yang berangkat dari rumah seperti biasa ke sekolah, ke tempat kerja, ke tempat ibadah, ke rumah teman dan akhirnya tidak pernah pulang. Secara global, pejalan kaki berkontribusi sebanyak 22% dari total kematian di jalan, dan di beberapa negara proporsi tersebut mencapai 67%. Jutaan orang lainnya mengalami cedera dalam kecelakan lalu lintas ketika sedang berjalan kaki, dan beberapa di antaranya mengalami cacat permanen. Kejadian-kejadian itu menyebabkan penderitaan dan duka cita serta kesulitan ekonomi bagi keluarga dan kerabat. ˈkaZH(o͞o)əltē judul yang saya ambil dari cara baca casualty dalam bahasa Inggris yang berarti korban kecelakaan. ˈkaZH(o͞o)əltē, judul itu saya ambil karena seperti yang dilihat akan lebih rumit dan semrawut layaknya penanganan ataupun pencegahan terhadap kecelakaan pada pejalan kaki. Mulai dari ribetnya klaim asuransi jiwa dan kesehatan, lambatnya penanganan atas Resiko-resiko utama bagi pejalan kaki sudah banyak didokumentasikan, dan meliputi hal-hal yang berhubungan dengan berbagai macam faktor: perilaku pengendara, khususnya yang berkaitan dengan pelanggaran batas kecepatan dan mengemudi dalam keadaan mabuk, infrastruktur yang berkaitan dengan kurangnya fasilitas khusus untuk pejalan kaki seperti trotoar, penyeberangan dan median yang ditinggikan dan rancangan bagian depan kendaraan yang keras dan membahayakan pejalan kaki ketika tertabrak. Layanan perawatan cedera yang buruk juga menghambat upaya-upaya untuk memberikan penanganan segera yang dibutuhkan untuk menyelamatkan nyawa pejalan kaki dalam peristiwa tabrakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *